Topics
Baik rubella maupun campak adalah dua penyakit menular yang menyebabkan ruam, itulah sebabnya keduanya sering dikira sama. Namun, terdapat perbedaan yang mencolok dalam penyebab, gejala, dan risiko komplikasinya. Meskipun kedua penyakit ini disebabkan oleh virus dan mudah menular, baik rubella maupun campak memerlukan pendekatan yang berbeda dalam hal pengobatan dan pencegahan.
Rubella, yang juga dikenal sebagai "campak Jerman," kurang parah daripada campak. Penyakit ini biasanya menyebar melalui tetesan batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi. Meskipun orang dewasa yang sehat mungkin tidak mengalami komplikasi serius akibat tertular rubella, penyakit ini tetap merupakan risiko besar bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan Sindrom Rubella Kongenital yang memengaruhi pertumbuhan bayi.
Apa saja penyebab dan cara penularannya?
Virus rubella adalah penyebab penyakit rubella, dan biasanya menular ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Penyakit ini juga dapat menyebar melalui kontak fisik dengan cairan hidung atau mulut dari individu yang terinfeksi.
Virus campak menyebabkan penyakit campak, yang sangat menular. Virus ini juga menyebar melalui tetesan udara dan dapat ditularkan ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi virus akibat batuk atau bersin.
Apa saja tanda dan gejalanya?
Orang yang terkena rubella biasanya mengalami gejala ringan seperti demam ringan, ruam yang dimulai di wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, serta sakit tenggorokan. Gejala dapat bertahan sekitar 1-5 hari setelah ruam muncul.
Dibandingkan dengan rubella, gejala campak lebih parah. Gejala yang umum meliputi demam tinggi, batuk, hidung berair, mata merah dan berair (konjungtivis), serta ruam yang muncul di wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Bintik-bintik putih kecil (bintik Koplik) muncul di dalam mulut, biasanya di bagian dalam pipi. Gejala-gejala ini merupakan ciri khas campak dan muncul 1-2 hari sebelum ruam muncul.
Apa saja komplikasinya?
Rubella jarang menyebabkan komplikasi serius, tetapi dapat menyebabkan sindrom rubella kongenital (CRS) pada wanita hamil. Cacat lahir dapat terjadi pada bayi yang terinfeksi di dalam rahim, seperti masalah jantung, kehilangan penglihatan atau pendengaran, keterbelakangan mental, dan kerusakan pada hati atau limpa.
Campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia (infeksi paru-paru) dan ensefalitis (radang otak).
Apa Pentingnya Vaksinasi?
Cara paling efektif untuk melindungi diri dari rubella dan campak adalah dengan mendapatkan vaksinasi. Vaksin MMR yang melindungi terhadap campak, gondongan, dan rubella, termasuk dalam jadwal imunisasi anak di Malaysia. Vaksin MMR biasanya diberikan dalam dua dosis – dosis pertama pada usia 9 bulan dan dosis kedua pada usia 12 bulan.
Vaksin tidak hanya melindungi orang yang disuntik, tetapi juga melindungi masyarakat melalui kekebalan kelompok (herd immunity) . Ketika sebagian besar orang divaksinasi, risiko penyebaran penyakit menurun, sehingga melindungi individu yang tidak dapat divaksinasi.
Buat Janji Temu di Rumah Sakit Pantai
Hasil pemeriksaan kesehatan Anda memberikan informasi penting tentang kondisi kesehatan tubuh Anda, yang dapat membantu Anda membuat keputusan kesehatan yang tepat. Tidak masalah apakah hasilnya positif, atau memberikan tanda-tanda peringatan tentang kesehatan Anda, setiap pemeriksaan kesehatan adalah kesempatan bagi Anda untuk mengambil langkah aktif menuju gaya hidup yang lebih sehat.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang rubella atau campak, hubungi kami untuk membuat janji temu di Rumah Sakit Pantai terdekat, dan dapatkan saran profesional untuk memulai perjalanan kesehatan Anda. Untuk membuat janji temu pemeriksaan kesehatan, silakan hubungi pusat pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pantai terdekat.
Rumah Sakit Pantai telah memperoleh akreditasi dari Malaysian Society for Quality in Health (MSQH) atas komitmennya terhadap keselamatan pasien dan kualitas layanan.

