Vertigo: What Is Vertigo & Can Vertigo Be Cured Completely | Rumah Sakit Pantai Penang

Serangan Vertigo

Published On: 28/10/2025

Apa Itu Vertigo?

Vertigo adalah suatu kondisi yang menimbulkan sensasi putaran atau gerakan semu. Orang yang mengalami vertigo mungkin merasa seolah-olah mereka sedang bergerak padahal sebenarnya tidak, atau merasa bahwa sekelilingnya sedang berputar-putar. Hal ini dapat memengaruhi keseimbangan dan membuat aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, mengemudi, atau bekerja, menjadi sangat sulit. Berbeda dengan pusing biasa, vertigo lebih intens dan sering kali mengganggu kehidupan sehari-hari. Banyak kasus vertigo berkaitan dengan masalah pada sistem vestibular, bagian dari telinga dan otak Anda yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan.


Apa Penyebab Vertigo?

Biasanya, vertigo bermula dari masalah pada telinga bagian dalam, yang memegang peran vital dalam mengendalikan keseimbangan. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV): Disebabkan oleh kristal kalsium kecil yang berpindah ke bagian telinga dalam yang salah, yang menyebabkan gangguan keseimbangan. Ini adalah jenis vertigo perifer, yang berarti masalahnya bermula di telinga bagian dalam atau saraf vestibular.
  • Neuritis Vestibular atau Labirinitis: Infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam atau sarafnya, yang mengakibatkan vertigo yang tiba-tiba dan parah.
  • Penyakit Ménière: Gangguan telinga bagian dalam kronis terkait dengan penumpukan cairan, yang dapat menyebabkan vertigo, gangguan pendengaran, telinga berdenging, dan tekanan pada telinga.
  • Migrain: Beberapa orang mengalami vertigo selama episode migrain, yang juga disebut migrain vestibular.
  • Faktor lainnya: Cedera kepala, atau efek samping dari obat-obatan tertentu. Pada kasus yang lebih jarang, vertigo dapat disebabkan oleh masalah pada sistem saraf pusat (otak atau batang otak), yang dikenal sebagai vertigo sentral.

Gejala Vertigo dan Berapa Lama Biasanya Berlangsung

Orang yang menderita vertigo dapat mengalami:

  • Sensasi berputar (Anda atau lingkungan sekitar Anda).
  • Hilangnya keseimbangan, miring, atau bergoyang.
  • Kesulitan berjalan dengan stabil.

Gejala tambahan mungkin meliputi:

  • Mual atau muntah.
  • Sakit kepala, sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
  • Penglihatan kabur atau ganda, bicara cadel, atau kesulitan menelan.
  • Berkeringat, sesak napas, atau detak jantung cepat.

Gejala dapat berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa jam, dan pada kasus yang parah, berhari-hari atau berminggu-minggu. Gerakan tertentu, seperti berguling di tempat tidur atau berdiri, dapat memperburuk kondisi tersebut. Jika Anda mengalami kesulitan menghadapi gejala ini, penting untuk diingat bahwa Anda tidak sendirian—gangguan keseimbangan cukup umum terjadi dan dapat diobati.


Kapan Harus Segera Mencari Perawatan Medis

Perhatian medis segera diperlukan jika vertigo disertai dengan:

  • Sakit kepala tiba-tiba atau parah.
  • Demam tinggi (di atas 38°C).
  • Penglihatan ganda.
  • Kesulitan berjalan tanpa bantuan.
  • Nyeri dada.
  • Muntah terus-menerus.
  • Faktor risiko stroke, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau merokok.

Evaluasi cepat dapat mengesampingkan kondisi dasar yang serius, termasuk stroke.


Bagaimana Vertigo Didiagnosis?

Diagnosis dimulai dengan riwayat medis yang terperinci dan pemeriksaan fisik. Bergantung pada gejala, pemeriksaan lebih lanjut dapat meliputi:

  • Tes Dix-Hallpike: Digunakan untuk mendeteksi BPPV dengan mengamati gerakan mata saat vertigo dipicu.
  • Tes Pendengaran: Seperti audiometri, yang sangat berguna dalam mendiagnosis penyakit Ménière.
  • Studi Pencitraan: Pemindaian MRI atau CT untuk mengesampingkan kondisi yang memengaruhi otak, seperti stroke atau tumor.
  • Tes Tekanan Darah: Pengukuran perubahan tekanan darah postural untuk mengidentifikasi pusing yang berkaitan dengan masalah sirkulasi.
  • Tes impuls kepala: Pemeriksaan singkat yang membantu dokter menentukan apakah vertigo disebabkan oleh masalah pada telinga bagian dalam atau saraf.

Opsi Pengobatan

Pengobatan yang tepat bergantung pada penyebab yang mendasarinya:

  • Obat-obatan:
    • Antihistamin (misalnya, meclizine) untuk vertigo dan mabuk perjalanan.
    • Antiemetik (misalnya ondansetron, prometazin) untuk meredakan mual.
    • Obat penenang (misalnya, diazepam, lorazepam) untuk meredakan gejala berat.
  • Terapi Rehabilitasi Vestibular (VRT): Terapi berbasis latihan yang melatih otak untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan keseimbangan, serta dapat membantu meredakan gejala vertigo.
  • Penyesuaian Gaya Hidup: Menjaga tubuh tetap terhidrasi, menghindari gerakan kepala yang tiba-tiba, serta menangani pemicu migrain juga dapat membantu meredakan gejala.

Apakah Vertigo Akan Hilang dan Bisakah Disembuhkan Sepenuhnya?

Bagi banyak orang, vertigo membaik secara alami seiring waktu, bahkan tanpa pengobatan. Namun, pada beberapa kondisi seperti penyakit Ménière, vertigo dapat kambuh kembali selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Meskipun mungkin tidak semua individu dapat disembuhkan dari vertigo secara permanen, dengan penanganan, rehabilitasi, dan perawatan medis yang tepat, sebagian besar orang mampu menjalani hidup dengan nyaman serta mengurangi dampak vertigo terhadap kehidupan sehari-hari.


Membuat Janji Temu dengan Rumah Sakit Pantai

Di Rumah Sakit Pantai Penang, kesehatan dan kesejahteraan Anda adalah prioritas utama kami. Tim spesialis kami yang berpengalaman, termasuk para neurolog yang terampil, berdedikasi untuk memberikan perawatan komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Baik Anda sedang menangani vertigo atau kondisi neurologis lainnya, kami menawarkan diagnostik canggih, rencana perawatan efektif, serta dukungan penuh kepedulian di sepanjang perjalanan kesehatan Anda.


Loading...
Thank you for your patience