
kami telah ditetapkan sejak permulaan wabah COVID-19 untuk memastikan pasien dan staf terlindungi dengan baik.
Rencana Kesiapsiagaan dan Keselamatan yang lengkap dan
dikembangkan oleh tim konsultan multidisiplin dan tim
manajemen telah berperan penting dalam deteksi dini
kasus COVID-19 di rumah sakit.
Rencana tersebut mencakup langkah-langkah berikut untuk
memastikan pasien dan staf terlindungi dengan baik serta
mencegah penyebaran COVID-19

| 01 | Skrining dan triase di pintu masuk rumah sakit, dan A&Es |

| 01 | Staf diperlengkapi dengan alat pelindung diri |

| 02 | Pembersih tangan berbasis alkohol telah disediakan |

| 03 | Area yang sering disentuh dibersihkan secara berkala |

| 04 | Langkah pembatasan jarak fisik diterapkan dengan ketat |

| 05 | Penanda pembatasan jarak fisik pada lantai elevator |

| 01 | Skrining dan triase di pintu masuk rumah sakit, dan A&Es |

| 01 | Staf diperlengkapi dengan alat pelindung diri |

| 02 | Pembersih tangan berbasis alkohol telah disediakan |

| 03 | Area yang sering disentuh dibersihkan secara berkala |

| 04 | Langkah pembatasan jarak fisik diterapkan dengan ketat |

| 05 | Penanda pembatasan jarak fisik pada lantai elevator |
Layanan tanpa turun untuk pemeriksaan COVID-19 dan pengambilan obat-obatan tersedia sebagai bagian dari langkah keselamatan kami.
Dengan ketidakpastian COVID-19, langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah tetap terlindungi, dan bersiap untuk perjalanan panjang ini. Kami akan menjalankan peran kami sebagai rumah sakit spesialis yang penuh dedikasi di Malaysia dengan cara terus meningkatkan langkah-langkah keselamatan kami dari waktu ke waktu, untuk memastikan pasien dan staf kami terlindungi dengan baik.
Kampanye 'TOLAK UBAT TIDAK SAH', yang disingkat secara resmi sebagai 'TOBaTS', adalah inisiatif baru yang diluncurkan oleh Divisi Penegakan Farmasi Kementerian Kesehatan Malaysia untuk mengatasi masalah distribusi pasokan obat yang tidak terdaftar di negara ini.