Bullying di tempat kerja — umum terjadi dan sangat merusak

Published On: 03/12/2025

Perundungan di tempat kerja — umum terjadi dan sangat merusak

Sebagian besar dari kita berasumsi bahwa perundungan terjadi di lingkungan sekolah, tetapi orang dewasa pun bisa menjadi korbannya, terutama jika terjadi di tempat kerja.

Perundungan di tempat kerja memiliki dampak yang signifikan terhadap produktivitas dan kesehatan mental karyawan, dan hal ini lebih umum terjadi daripada yang mungkin diasumsikan.

Studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal 'BMC Public Health' menemukan bahwa hampir 40 persen karyawan di Malaysia pernah mengalami perundungan di tempat kerja.

Perundungan di tempat kerja melibatkan pola perilaku yang persisten, berulang, tidak wajar, dan tidak dikehendaki oleh seorang individu atau kelompok di tempat kerja, dengan tujuan untuk mengintimidasi serta menciptakan risiko kesehatan dan keselamatan bagi karyawan, ujar Dr. Gayathri K. Kumarasuriar, psikiater konsultan di Rumah Sakit Pantai Melaka.

Terdapat penyalahgunaan kekuasaan yang nyata. Pelaku perundungan di tempat kerja dapat berupa rekan kerja, atasan, staf senior, staf junior, atau bahkan pihak eksternal seperti klien, pasien, maupun masyarakat umum.

LUKA YANG DALAM

Dampak terhadap korban sangat signifikan, memengaruhi kesejahteraan fisik maupun mentalnya.

"Pada dasarnya, perundungan mengikis harga diri dan kepercayaan diri seseorang, yang mengarah pada keraguan diri, isolasi, dan frustrasi," ujar Dr. Gayathri.

Hal ini juga dapat menyebabkan gejala-gejala seperti stres berat, kecemasan, depresi, dan bahkan gangguan stres pascatrauma atau PTSD.

Perundungan berkepanjangan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap korbannya, hingga mereka bahkan mungkin beralih ke penyalahgunaan zat untuk mengatasi masalah tersebut, menyakiti diri sendiri, atau mencoba bunuh diri.

Yang terpenting adalah korban bertindak sebelum perundungan tersebut memburuk, tambah Dr. Gayathri.

"Jika pelaku perundungan adalah atasan Anda, laporkan ke bagian Sumber Daya Manusia di kantor pusat perusahaan. Jika pelaku perundungan adalah rekan kerja atau staf senior, laporkan kepada atasan Anda dan bagian SDM."

Jika keluhan Anda disepelekan, buat laporan polisi dan cari saran hukum. Jika perundungan terus berlanjut dan Anda tidak mendapatkan dukungan, berhentilah, jelasnya.

“Tidak ada pekerjaan yang sepadan dengan mengorbankan kedamaian, kesehatan, kebahagiaan, dan harga diri Anda.”

Namun, penting untuk diingat bahwa satu insiden perilaku yang tidak wajar atau perselisihan yang lumrah di tempat kerja bukanlah perundungan.

"Perundungan adalah perilaku yang bersifat terus-menerus atau berulang, dan dilakukan dengan niat jahat untuk menyakiti korban serta merusak harga dirinya."

Sangat penting untuk memulihkan kembali kepercayaan diri setelah menjadi korban perundungan, kata Dr. Gayathri.

Fokuslah pada kekuatan dan pencapaian Anda, serta berusahalah untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri.

PERUNDUNGAN DI TEMPAT KERJA

Verbal

Mencaci maki, menghina, membentak, kritik yang tidak berdasar.

Fisik

Memukul, meludah, mendorong.

Psikologis

Mobbing — pengucilan dari acara-acara kantor, penetapan tenggat waktu yang tidak wajar atau terus-menerus berubah, serta pengubahan jadwal kerja atau permohonan cuti demi menimbulkan ketidaknyamanan.

Sosial

Bergunjing, menyebarkan rumor, merusak reputasi.

Perundungan Siber

Menggunakan teknologi untuk mengancam, mempermalukan, atau menghina.

Doxing

Memublikasikan informasi pribadi secara online untuk mengintimidasi atau mempermalukan.

Penyalahgunaan litigasi

Menggunakan hukum untuk mengendalikan, mengancam, atau menakut-nakuti.

PERUNDUNGAN — TARGET UMUM

  • Orang yang dipersepsikan "berbeda" — individu neurodivergen (autisme, ADHD, atau terkait penampilan, gaya berpakaian, minat, maupun status sosial).
  • Pemalu/rendah diri — pendiam, tidak asertif, keterampilan komunikasi buruk, atau memiliki sedikit teman.
  • Karakteristik khas — orang yang gagap, memiliki tic, atau ciri fisik yang mencolok.
  • Perbedaan identitas — gender atau orientasi seksual.

Untuk artikel selengkapnya, klik di sini:

https://www.nst.com.my/lifestyle/heal/2025/10/1290407/health-workplace-bullying-%E2%80%94-common-and-deeply-damaging


Spesialisasi Kami

Muat lebih banyak
Loading...
Thank you for your patience